Info Wisata, Kulineran & Gaya Hidup

Pengertian Dan Pesan Tersirat Perilaku Jujur, Amanah, Dan Istiqomah

84

Jujur ialah kesesuaian perilaku antara perkataan dan perbuatan yang bahwasanya. Hikmah atau manfaat perilaku jujur yakni akan dipercaya orang lain dan mendapat banyak sahabat. Hidupnya tenteram sebab tidak memiliki kesalahan dengan orang lain.

Amanah artinya terpercaya (dapat mengemban amanah). Amanah ada tiga macam, yaitu: am±nah terhadap Allah Swt. amanah terhadap sesama insan, dan amanah terhadap sendiri. Amanah dapat diwujudkan melalui perbuatan, mirip menjaga titipan diam-diam, tidak menyalahgunakan jabatan, menunaikan kewajiban dengan baik, dan memelihara semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah Swt.

Istiqomah berarti tegak, lurus, tekun, dan giat. Istiqomah dapat diwujudkan melalui perbuatan: selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, melaksanakan £alat sempurna waktu, berguru secara terus menerus, selalu menaati peraturan yang ada di sekolah, dan selalu menjalankan kewajiban.

A. Pengertian Jujur, Amanah dan Istiqomah
Berikut ini sedikit penjelasan mengenai sikap jujur, amanah, dan istiqomah dalam kehidupan sehari-hari.

1. Jujur
Jujur adalah kesesuaian perilaku antara perkataan dan perbuatan yang sesungguhnya. Apa yang diucapkan memang itulah yang bekerjsama dan apa yang diperbuat itulah yang sesungguhnya.

Bila kita melakukan sesuatu yang tidak sesuai hati nurani, maka itulah yang disebut dusta. Apabila kita katakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan, itulah yang dinamakan bohong. Dusta atau bohong merupakan lawan kata jujur.

Jujur adalah kesesuaian sikap antara perkataan dan perbuatan yang sebenarnya Pengertian dan Hikmah Sikap Jujur, Amanah, dan Istiqomah

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿ ٤٢Artinya :
“Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kau sembunyikan kebenaran, sedangkan kau mengetahuinya ” (Q.S. al-Baqarah/2: 42)

2. Amanah
Amanah artinya terpercaya (dapat dipercaya). Am±nah juga berarti pesan yang dititipkan mampu disampaikan kepada orang yang berhak. Am±nah yang wajib ditunaikan oleh setiap orang ialah hak-hak Allah Swt., seperti salat, zakat, puasa, berbuat baik kepada sesama, dan yang lainnya.

Read More :  Pengertian Dan Tata Cara Shalat Berjamaah

Am±nah berkaitan dekat dengan tanggung jawab. Orang yang menjaga amanah biasanya disebut orang yang bertanggung jawab. Sebaliknya, orang yang tidak menjaga amanah disebut orang yang tidak bertanggung jawab.

Siapa tahu kelak di antara kalian ada yang menerima amanah untuk menjadi seorang pemimpin. Jika kalian berlatih mulai dari kini, pada dikala menjadi pemimpin tentu tidak sulit untuk menjaga amanah.Rasulullah saw. bersabda.

وعن بن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلّم قال: كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُوْلٌ عَنْ رَعيّتِهِ, والأميرُ راعٍ, والرّجُلُ راعٍ على أهلِ بيتِهِ, والمرأةُ رَاعِيَّةٌ على بيتِ زوجِها وَوَلَدِهِ, فكلّكم راعٍ وكلّكم مسئولٌ عنْ رَعِيَّتِهِ. (متفق عليه

Artinya :
“Dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah saw. bersabda:“Setiap kalian ialah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang kepala negara adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya…” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Amanah itu dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a. Amanah terhadap Allah Swt.
Amanah ini berupa ketaatan akan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Allah wt. berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿ ٢٧

Artinya :

”Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah kalian mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kau mengetahui.” (Q.S. al-Anfal/8: 27)

Contoh amanah kepada Allah Swt. ialah menjalankan semua yang diperintahkan dan meninggalkan semua yang dilarangnya.

b. Amanah terhadap sesama manusia.
Amanah ini mencakup hak-hak antar sesama manusia. Misalnya, ketika dititipi pesan atau barang, maka kita harus menyampaikannya kepada yang berhak. Allah Swt. berfirman:

Read More :  Laporan Pengamatan Bacaan Teks Mengenal Wortel
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا …… ﴿ ٥٨

Artinya :

“Sesungguhnya Allah Swt. menyuruh kamu untuk memberikan amanah kepada yang berhak menerimanya… ” (Q.S. an-Nisa/4: 58)

c. Amanah terhadap diri sendiri.
Amanah ini dijalani dengan memelihara dan menggunakan segenap kemampuannya demi menjaga kelangsungan hidup, kesejahteraan, dan kebahagiaan diri. Allah Swt. berfirman:

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ ﴿ ٨

Artinya :

“Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya ”(Q.S. al-Mu’minμn/23: 8)

Perilaku Amanah dalam Kehidupan Sehari-hari mampu diwujudkan melalui acara-acara
sebagai berikut.

  1. Menjaga titipan dan mengembalikannya seperti keadaan semula. Apabila kita dititipi sesuatu oleh orang lain, misalnya barang berharga, emas, rumah, atau barang-barang lainnya, maka kita harus menjaganya dengan baik.
  2. Menjaga belakang layar. Apabila kita dipercaya untuk menjaga diam-diam, baik itu rahasia langsung, diam-diam keluarga, diam-diam organisasi, atau belakang layar negara, maka kita wajib menjaganya agar tidak bocor kepada orang lain.
  3. Tidak menyalahgunakan jabatan. Jabatan adalah amsnah yang wajib dijaga. Apabila kita diberi jabatan apapun bentuknya, maka kita harus menjaga amanah tersebut.
  4. Memelihara semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah Swt. berupa umur, kesehatan, harta benda, ilmu, dan sebagainya.

C. Istiqomah
Istiqomah berarti perilaku kukuh pada pendirian dan konsekuen dalam tindakan. Dalam makna yang luas, istiqomah adalah perilaku teguh dalam melakukan suatu kebaikan, membela dan mempertahankan keimanan dan keislaman, walaupun menghadapi aneka macam macam tantangan dan godaan.

Istiqomah terwujud alasannya adanya kepercayaan akan kebenaran dan siap menanggung risiko. Istiqomah dapat membantu kita untuk membentuk perilaku dan perilaku yang sesuai dengan anutan Islam. Oleh alasannya adalah itu, kita sebagai pelajar harus memberi contoh yang baik kepada siapa saja dalam kehidupan kita sehari-hari.Allah Swt. berfirman:

Read More :  Mengonsumsi Makanan Dan Minuman Yang Halal
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿ ١٣

Artinya :

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka tetap istiqomah, tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati ” (Q.S. al- Ahqaf/46: 13)

Perilaku istiqomah mampu diwujudkan melalui kegiatan:

  1. Selalu menjalankan perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya dalam keadaan apa pun dan di mana pun;
  2. Melaksanakan shalat tepat pada waktunya;
  3. Belajar terus-menerus hingga paham;
  4. Selalu menaati peraturan, baik yang ada di rumah, sekolah, maupun masyarakat;
  5. Selalu menjalankan kewajibannya dengan rasa senang dan nyaman, tidak merasa dipaksa atau dibebani.

B. Hikmah Perilaku Jujur, Amanah, dan Istiqomah

Perilaku Hikmah
Jujur
  1. Mendapatkan kepercayaan dari orang lain,
  2. Mendapatkan banyak sobat, dan
  3. Mendapatkan ketentraman hidup alasannya tidak memiliki kesalahan terhadap orang lain.
Amanah
  1. Dipercaya orang lain, ini merupakan modal yang sangat berharga dalam menjalin korelasi atau berinteraksi antara sesama manusia.
  2. Mendapatkan simpati dari semua pihak, baik mitra maupun lawan.
  3. Hidupnya akan sukses dan dimudahkan oleh Allah Swt.
Istiqomah
  1. Orang yang istiqomah akan dijauhkan oleh Allah Swt. dari rasa takut dan sedih sehingga mampu mengatasi rasa murung yang menimpanya, tidak hanyut dibawa kesedihan, dan tidak gentar dalam menghadapi kehidupan masa yang akan tiba.
  2. Orang yang istiqomah akan menerima kesuksesan dalam kehidupan di dunia karena ia tekun dan giat.
  3. Orang yang istiqomah dan selalu tabah serta mendirikan shalat dilindungi oleh Allah wt.

Comments are closed.